Pertamina Menggandeng 13 Mitra Baru untuk Dukungan Perhutanan Sosial yang Terintegrasi

Senin, 16 September 2024 | 17:29:59 WIB

Bali - PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Perhutanan Sosial dengan menandatangani 13 Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama berbagai Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dari seluruh Indonesia. Penandatanganan tersebut dilakukan dalam acara bertajuk “Sinergi Perhutanan Sosial Rimba Nusa” yang diselenggarakan di Bali, sebagai langkah konkret Pertamina dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.

Brahmantya S. Poerwadi, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), menjelaskan bahwa melalui kerjasama ini, Pertamina akan mendampingi 13 KUPS dalam mengembangkan usaha produktif di wilayah hutan sosial. Beberapa kelompok tersebut telah mulai menghasilkan produk bernilai tambah seperti madu hutan dan layanan agrowisata.

“Penandatanganan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung ekonomi lokal melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” kata Brahmantya.

Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK, menggarisbawahi bahwa kolaborasi ini bukan hanya tentang tanggung jawab sosial, tetapi juga tentang membuka akses pasar dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. "Kami berharap kelompok perhutanan sosial dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka," ujar Mahfudz.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa sinergi antara Pertamina dan KUPS diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar hutan serta untuk lingkungan. Inisiatif ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya dalam hal kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem daratan. "Melalui berbagai upaya tanggung jawab sosial dan lingkungan, Pertamina berkomitmen berkontribusi pada perekonomian. Kami berharap partisipasi kami dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia," jelas Fadjar.

Sebagai pelopor dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan melaksanakan program-program yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Semua inisiatif ini konsisten dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh aspek bisnis dan operasional Pertamina.

Terkini