- Laporan laba rugi untuk periode yang sedang berjalan.
- Neraca periode berjalan dan neraca periode sebelumnya.
Setelah itu, data dari kedua neraca ini perlu dikumpulkan dan dibandingkan. Biasanya, pada neraca terdapat kolom net change, yang menunjukkan selisih antara neraca saat ini dan sebelumnya.
Selisih ini akan memberikan penjelasan tentang perubahan yang terjadi pada kas dan setara kas selama periode tersebut.
Kelompok Aktiva
Kalau angka pada kolom Net Change positif (tidak minus), maka terjadi pengeluaran kas, sedangkan jika minus, maka terjadi penerimaan kas.
Kelompok Pasiva
Jika angka pada kolom Net Change positif (tidak minus) maka terjadi penerimaan kas, dan jika minus, maka terjadi pengeluaran kas.
- Langkah keempat, kamu sudah bisa melakukan penyusunan yang terdiri dari:
- Kegiatan Bisnis (Operating Activities)
- Arus Kas dari Kegiatan Investasi: Arus kas akan mengalami pertambahan biasanya dikarenakan adanya penurunan nilai aset tetap, sebaliknya arus kas berkurang karena adanya kenaikan aset tetap.
- Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan: Untuk mendapatkan nilai kegiatan pendanaan (financing activities) dapat dilakukan dengan memindahkan angka pada kolom Net Change dari bagian kelompok Kewajiban Jangka Panjang dan Ekuitas.
- Total Cash Activities (Total Kegiatan Kas): Total kegiatan cas didapat dari perhitungan nilai total [Operating Activities + Investing Activities + Financing Activities]
- Cash Beginning Balance (Saldo Awal Kas): Saldo awal kas bisa diambil dari neraca pada tahun sebelumnya
- Expected Cash Ending Balance (Saldo Kas Seharusnya)
- Actual Cash Ending Balance (Saldo Akhir Kenyataan)
- Variance (Selisih): Jika hasil dari perhitungan saldo kas dan saldo akhir hasilnya 0 (nol), maka telah selesai.
2. Cara membuat proyeksi arus kas dengan metode langsung
Untuk membuat proyeksi arus kas dengan metode langsung, penyusunannya dilakukan berdasarkan pada buku kas atau bank perusahaan.
Dalam metode ini, langkah pertama adalah melaporkan kelompok-kelompok penerimaan dan pengeluaran kas yang berasal dari kegiatan operasional perusahaan.
Setelah itu, dilanjutkan dengan mencatat arus kas dari kegiatan investasi dan pembiayaan. Metode langsung memberikan gambaran yang lebih jelas tentang arus kas masuk dan keluar secara langsung dari setiap kategori kegiatan perusahaan.
Contoh Proyeksi Arus Kas
Indonesia Makmur
Periode berakhir 31 Desember 2020
Arus kas dari aktivitas operasi
Kas diterima dari pelanggan Rp1.500.000